Poptekno.com, Jakarta – Di momen memperingati Hari Guru Nasional, Microsoft menekankan bahwa guru kini berperan sentral dalam mendorong transformasi kecerdasan buatan (AI) yang inklusif di Indonesia terutama lewat program elevate Indonesia yang menargetkan pelatihan 500.000 talenta bersertifikat AI pada 2026.
Transformasi dari Kelas hingga Komunitas
Program elevate Indonesia bertujuan mengajak para guru, pemimpin organisasi nirlaba, dan penggerak komunitas untuk menerapkan AI secara nyata bukan hanya teori dalam praktik pembelajaran, komunitas, dan layanan publik.
Dua kisah nyata memperkuat hal tersebut:
- Nuryam Gazi, guru di wilayah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal) di Gorontalo, yang menggunakan agen AI untuk membantu menyusun modul ajar agar lebih cepat, walaupun akses teknologi masih terbatas.
- Anis Damayanti, kepala SLB di Malang, yang memanfaatkan AI untuk mendukung siswa berkebutuhan khusus termasuk tunanetra dan tunarungu agar lebih mandiri dalam belajar.
Kenapa Guru Penting dalam Era AI?
- Guru bisa menghemat waktu tugas administratif dan persiapan bahan ajar dengan menggunakan AI, sehingga bisa lebih fokus mendampingi siswa.
- AI digunakan sebagai alat bantu, bukan pengganti guru-guru tetap yang menyusun nilai, arah pembelajaran, dan konteks lokal.
- Dengan penerapan AI inklusif, sekolah-komunitas di seluruh Indonesia termasuk daerah terpencil dan siswa berkebutuhan khusus diharapkan mendapat manfaat yang sama.
Tantangan dan Peluang
Walaupun program ambisius, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi:
- Mindset: beberapa guru masih merasa ragu mengadopsi AI, terutama yang terbiasa metode konvensional.
- Infrastruktur: akses ke teknologi dan jaringan di daerah 3T masih terbatas, yang bisa mempersulit penerapan.
- Praktik langsung: elevate menekankan komponen praktik 60% dibanding teori 40% agar hasil penerapan di kelas benar-benar terjadi.
Namun, peluang yang terbuka juga besar: dengan generasi guru yang melek AI, maka pembelajaran bisa menjadi lebih relevan, personal, dan inklusif sejalan dengan visi Indonesia dalam menghadapi era digital dan ekonomi berbasis AI.
Transformasi AI di sektor pendidikan Indonesia tak hanya soal teknologi tetapi soal siapa yang menggerakkannya. Dengan guru sebagai pionir, program seperti elevate berpotensi membuka jalan bagi perubahan nyata, mulai dari ruang kelas hingga komunitas, dari kota besar hingga daerah terluar. Jika sukses, Indonesia bisa lebih siap menghadapi tantangan dan peluang era kecerdasan buatan.
